Muhammad Nazarudin Latief
02 Agustus 2019•Update: 05 Agustus 2019
Muhammad Latief
JAKARTA
Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan dia meminta pemerintah Myanmar memperbaiki rencana pemulangan pengungsi etnik dari kamp pengungsian di Bangladesh.
Dia mengajukan permintaan itu saat bertemu dengan Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri Daw Aung San Suu Kyi, pada Rabu.
“Saya meminta pemerintah Myanmar untuk menerapkan dan terus meningkatkan rencana repatriasi,” ujar Kono, seperti dilansir Myanmar Times, Jumat.
Pertemuan di kantor Menteri Luar Negeri Myanmar itu membicarakan soal Rohingya dan hal-hal lain, termasuk kamp-kamp pengungsi di Myanmar, ujar dia.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa kamp-kamp pengungsi sangat memprihatinkan. Jepang akan mendukung Myanmar sebanyak mungkin," kata dia.
Menurut Kono, pemerintah Myanmar perlu membentuk badan investigasi yang independen dan melaksanakan tugasnya secara transparan.
Penasihat Negara mengatakan bahwa dia menghargai bantuan Jepang sebagai negara yang ramah tentang Rakhine.
"Masalah terkait migran sebagian besar harus diselesaikan antara Myanmar dan Bangladesh, tetapi saya menghargai niat baik negara-negara lain yang ingin membantu kami," kata dia.
Jepang berharap ada kemajuan positif dalam persoalan ini setelah pemerintah Myanmar dan tim investigasi mempersiapkan diri untuk menerima pengungsi yang akan pulang dari Bangladesh.
"Saya harap para migran dapat kembali ke Myanmar melalui upaya ini," kata Menteri Kono.