Maria Elisa Hospita
02 Agustus 2019•Update: 03 Agustus 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menunjuk kepala sementara untuk badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina (UNRWA) di tengah penyelidikan terhadap tuduhan penyimpangan di badan itu.
"Christian Saunders ditunjuk sebagai penjabat direktur UNRWA untuk memastikan kesinambungan operasional," kata PBB dalam sebuah pernyataan.
Saunders memulai kariernya di UNRWA PBB sejak tahun 1989.
Guterres mendesak negara-negara anggota dan kontributor UNRWA lainnya untuk melanjutkan dukungan mereka ke badan tersebut.
Belanda dan Swiss menangguhkan kontribusinya setelah adanya tuduhan penyimpangan di UNRWA.
Pada Senin, Al Jazeera melaporkan bahwa sejumlah pejabat UNRWA terlibat dalam berbagai penyimpangan termasuk penyalahgunaan wewenang dan nepotisme.
Kasus ini menyeret sejumlah nama, termasuk Komisi Jenderal Pierre Krahenbuhl, Wakil Komisaris Jenderal Sandra Mitchell, Kepala Staf Hakam Shahwan, dan penasihat senior untuk Komisaris Jenderal, Maria Mohammedi.
UNRWA, yang didirikan pada 1949, bertanggung jawab mengelola bantuan dan dukungan kemanusiaan untuk hampir enam juta pengungsi Palestina yang terdaftar.