Nour Mahd Ali Abu Aisha,Zeynep Hilal Karyagdi
05 April 2018•Update: 06 April 2018
Nour Mahd Ali Abu Aisha,Zeynep Hilal Karyagdi
GAZA
Seorang warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan udara militer Israel ke perbatasan Gaza, Kamis.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Gaza Ashraf al-Qidra dalam sebuah pernyataan tertulis pada Kamis menyatakan, seorang warga Palestina tewas akibat serangan yang diluncurkan militer Israel ke perbatasan timur Gaza.
Sementara itu, Shadi Hamdan al-Kashif (34) yang terluka akibat tembakan tentara Israel pada aksi demontrasi Jumat lalu telah meninggal dunia, kata al-Qidra.
Dengan demikian, jumlah warga Palestina yang tewas sejak Jumat telah bertambah menjadi 21 orang.
Warga Palestina mengadakan demonstrasi damai di perbatasan Jalur Gaza yang terblokade dan Israel untuk memperingati Hari Tanah ke-42 sejak Jumat.
Namun, tentara Israel menembaki penduduk sipil yang menuntut "untuk kembali ke tanah leluhur mereka dan pencabutan blokade ilegal terhadap Gaza yang telah diterapkan sejak 2006".
Warga Palestina berencana untuk melanjutkan demonstrasi damai ini selama enam minggu ke depan.
"Land Day"
Pada 30 Maret 1976, Israel merebut ribuan hektar tanah milik sejumlah warga Israel asal Palestina yang tinggal di wilayah Galilee di bagian utara negara itu.
Rakyat Palestina kemudian melakukan demonstrasi dan pemogokan umum untuk memprotes perebutan itu.
Polisi Israel menembaki warga Palestina yang mengikut aksi demonstrasi, enam orang tewas dan sejumlah lainnya luka-luka.
Insiden yang dikenang sebagai "Hari Tanah" ini dianggap sebagai simbol perlawanan Palestina soal tanah, yang merupakan sumber konflik antara Israel dan Palestina.