Dunia

Iran larang kapal AS dan negara terkait serangan melintas di Selat Hormuz

Iran menegaskan kapal Amerika Serikat dan negara yang terlibat serangan terhadapnya tidak memiliki hak melintas di Selat Hormuz

Ahmet Dursun, Muhammad Abdullah Azzam  | 12.03.2026 - Update : 12.03.2026
Iran larang kapal AS dan negara terkait serangan melintas di Selat Hormuz

ANKARA

Iran menegaskan kembali kendalinya atas Selat Hormuz dan memperingatkan bahwa kapal milik Amerika Serikat serta negara-negara yang terlibat dalam serangan terhadap Iran tidak memiliki hak melintas di jalur pelayaran strategis tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kamis (12/3) oleh Markas Pusat Khatam al-Anbiya, unit yang bertanggung jawab mengoordinasikan operasi militer Iran.

“Tanpa keraguan dan tanpa kelalaian, Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan bijaksana angkatan laut Garda Revolusi. Para agresor Amerika dan mitra mereka tidak memiliki hak untuk melintas di sini,” kata markas tersebut.

Iran sebelumnya mengumumkan telah menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal milik negara yang terkait dengan serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap negara itu.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur maritim paling penting di dunia bagi pengiriman energi global.

Di sisi lain, badan UK Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sebuah kapal kontainer terkena benda tak dikenal sekitar 65 kilometer di utara Pelabuhan Jebel Ali di Uni Emirat Arab.

Dalam pernyataannya, UKMTO mengatakan kapten kapal melaporkan adanya benturan dengan objek tak dikenal yang memicu kebakaran kecil di atas kapal.

Tingkat kerusakan belum dapat dipastikan karena kondisi gelap saat kejadian berlangsung.

UKMTO menyatakan seluruh awak kapal dalam keadaan selamat dan sejauh ini tidak ditemukan dampak terhadap lingkungan.

Pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut, sementara kapal-kapal yang berlayar di kawasan itu diminta meningkatkan kewaspadaan serta melaporkan aktivitas mencurigakan kepada UKMTO.

Perkembangan ini terjadi ketika Iran terus melakukan serangan balasan di tengah operasi militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap negara tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın