Maria Elisa Hospita
06 Mei 2019•Update: 07 Mei 2019
Muhammet Kursun
TEHERAN
Seorang pejabat Iran mengecam serangan Israel di Jalur Gaza yang menyebabkan tewasnya 18 warga Palestina.
"Berkat dukungan tak terhingga dari Amerika dan beberapa negara Islam yang memilih diam saja, Israel tak akan pernah berhenti melakukan kejahatan di tanah pendudukan Palestina," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi dalam sebuah pernyataan tertulis.
Lewat pernyataan itu, Mousavi menyampaikan kembali dukungan Iran untuk Palestina.
Dia juga mendesak komunitas regional dan internasional untuk mengambil langkah sesegera mungkin.
Sejak Sabtu, setidaknya 18 orang Palestina, termasuk seorang ibu hamil dan seorang anaknya, tewas dan lebih dari 100 orang lainnya luka-luka karena serangan udara Israel.
Israel menargetkan sedikitnya 200 situs sipil, termasuk tujuh kompleks permukiman.
Situasi di Jalur Gaza memanas sejak tewasnya empat warga Palestina, termasuk seorang remaja, dan 51 orang yang terluka akibat serangan militer Israel ke pos-pos afiliasi Hamas pada Jumat, dan juga serangan Israel ke aksi protes yang menentang pendudukan Israel.
Serangan-serangan Israel itu direspons oleh faksi-faksi perlawanan Palestina dengan meluncurkan 600 roket ke permukiman Israel pada Sabtu.
Menurut otoritas Israel, serangan roket itu menyebabkan tiga orang tewas, dan lebih dari 80 warga Israel yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit.
* Ditulis oleh Erdogan Cagatay Zontur