IOM: 2.000 warga Sudan mengungsi akibat serangan RSF di Kordofan Utara
Sekitar 2.000 warga sipil mengungsi akibat situasi keamanan memburuk di Kordofan Utara, Sudan
KHARTOUM
Sekitar 2.000 warga sipil kembali mengungsi dari Kota Bara dan beberapa desa di sekitarnya di Negara Bagian Kordofan Utara, Sudan, selama tiga hari terakhir akibat situasi keamanan yang semakin memburuk, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Minggu.
Dalam pernyataannya, IOM menjelaskan bahwa berdasarkan data Displacement Tracking Matrix (DTM), gelombang pengungsian terbaru terjadi antara 7–9 November di tengah serangan yang dilakukan oleh pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF).
Lembaga PBB tersebut menambahkan, perpindahan terbaru ini menyusul serangkaian serangan di wilayah Bara, Sheikan, Rahad, Um Rawaba, dan Um Damm Haj Ahmed, yang secara keseluruhan telah menyebabkan sekitar 38.990 orang mengungsi sejak 26 Oktober.
Sejak 15 April 2023, Sudan dilanda konflik bersenjata antara militer pemerintah dan RSF.
Upaya mediasi dari pihak regional maupun internasional sejauh ini belum berhasil menghentikan pertempuran, yang telah menewaskan ribuan orang dan memaksa jutaan lainnya meninggalkan tempat tinggal mereka.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
