Sarp Ozer dan Ozcan Yildirim
ANKARA
Jutaan warga Turki di seluruh negeri dan luar negeri merayakan peringatan Hari Nasional Turki ke-94, pada Minggu.
Presiden Recep Tayyip Erdogan didampingi Perdana Menteri Binali Yildirim dan pejabat tinggi negara lainnya mengunjungi Anitkabir, yakni mausoleum pendiri Turki modern, Ghazi Mustafa Kemal Ataturk.
Dalam sambutan yang tercatat dalam buku resmi Anitkabir, Erdogan mengatakan, semangat kemenangan dalam Perang Kemerdekaan Turki telah memberi kehidupan bagi republik hingga hari ini.
Merujuk pada percobaan kudeta tahun lalu, presiden mengatakan bahwa, "Perjuangan historis pada 15 Juli 2016 merupakan perwujudan semangat dan kemauan warga Turki yang kuat".
Organisasi Teroris Fetullah dan pimpinannya Fetullah Gulen mendalangi percobaan kudeta di Turki pada 15 Juli 2016, yang mengakibatkan 250 tewas dan hampir 2.200 jiwa luka-luka.
Dalam halaman berandanya, Google turut merayakan Hari Nasional Turki dengan menampilkan bendera Turki.
Perayaan Hari Nasional masih berlangsung di beberapa kota di Turki. Di Ankara, ribuan warga menggelar pawai sampai ke depan gedung parlemen Turki.
Polisi telah memperketat pengamanan di sekitar lokasi pawai, dengan menutup sejumlah jalan, dan menempatkan barisan polisi huru-hara di sepanjang jalur pawai.
Tentara veteran Turki dan para pelajar berpartisipasi dalam pawai sambil melambaikan bendera Turki dan poster Ataturk.
]Di Istanbul, sebuah parade besar juga digelar. Ucapan selamat dari Presiden Erdogan yang dikirim ke Gubernur Istanbul Vasip Sahin juga dibacakan saat parade.
Di hadapan massa, Sahin mengatakan bahwa warga Turki telah menunjukkan kepada dunia perjuangan hebat demi meraih kemerdekaan selama pendirian Republik.
"Republik adalah tujuan akhir bangsa kami, untuk memperjuangkan persaudaraan melawan separatisme," tambah Sahin.
Pengamanan ketat juga berlaku di Istanbul. Warga diizinkan masuk ke kawasan parade setelah pemeriksaan badan. Warga Istanbul melambaikan bendera Turki selama parade dan menyambut riuh pawai anggota militer dan polisi.