Muhammad Abdullah Azzam
09 Januari 2021•Update: 09 Januari 2021
Burak Bir
ANKARA
Menyampaikan belasungkawa kepada keluarga warga yang tewas di Washington selama kerusuhan di Capitol Hill, presiden Turki pada Jumat menggambarkan insiden mematikan itu sebagai sebuah "kejutan" bagi umat manusia.
"Kejadian di Amerika Serikat (AS), yang digambarkan sebagai apa yang disebut 'tempat lahir demokrasi', benar-benar mengejutkan seluruh umat manusia," kata Presiden Recep Tayyip Erdogan usai melaksanakan Salat Jumat di kota metropolitan Turki, Istanbul.
Erdogan mengatakan dirinya berharap transisi kepresidenan ke Joe Biden pada 20 Januari terjadi setenang yang dikatakan Presiden Donald Trump dalam pernyataannya.
Presiden Turki juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas selama kerusuhan di Capitol Hill dan berharap pemulihan bagi warga yang terluka.
Pada Rabu, pendukung Trump yang memprotes pengukuhan Kongres atas kemenangan presiden Joe Biden bentrok dengan polisi, dan memaksa masuk gedung Capitol dan menguasai lantai Senat.
Sedikitnya lima orang tewas setelah pengunjuk rasa menyerbu gedung Kongres, termasuk seorang wanita yang ditembak oleh Polisi Capitol.
Anggota parlemen Demokrat dan Republik dengan suara bulat mengutuk serangan di Capitol dan menyebut kerusuhan itu sebagai "kudeta", "tindakan terorisme yang tercela".
Trump dan jutaan warga pendukung Republik selama berbulan-bulan mengklaim bahwa pemilu 3 November lalu telah dicurangi.