Ekip
10 Desember 2017•Update: 11 Desember 2017
Murad Al-Arifi
SANAA
Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, yang ditembak mati oleh pemberontak Houthi pekan lalu, telah dikuburkan di ibu kota Sanaa, seorang pejabat dari partai Saleh memberi konfirmasi.
Yasser al-Awadi, asisten sekretaris jenderal dari Partai General People's Congress (GPC) mencuit di Twitter pada hari Minggu jika jenazah Saleh dan Sekjen GPC Aref al-Zouka telah dikebumikan tanpa upacara penguburan.
Dia berkata, hanya beberapa keluarga Saleh menghadiri prosesi penguburan. Dia juga menegaskan kalau pemberontak Houthi menolak mengadakan upacara penguburan yang layak untuk Saleh, atau mengumumkan tanggal penguburannya.
Pekan lalu, militan Houthi mengeksekusi Saleh -- yang hingga baru-baru ini dianggap sebagai salah satu sekutu terdekat kelompok ini -- setelah mengadang arak-arakan mobil presiden di luar ibu kota. Pembunuhan ini berlangsung setelah pertempuran berhari-hari antara pemberontak Houthi dan loyalos Saleh di seluruh ibu kota, yang mereka serang bersama-sama pada 2014.
Yaman masih diselimuti kekerasan sejak 2014, ketika Houthi dan loyalis Saleh menaklukkan banyak bagian negara ini, termasuk ibu kota Sanaa.
Konflik pecah pada 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu-sekutu Arabnya meluncurkan serangan udara yang ditujukan untuk menggulingkan Houthi di Yaman.