Maria Elisa Hospita
23 Mei 2019•Update: 23 Mei 2019
Mohammed Amin
KHARTOUM, Sudan
Dewan Militer Transisi Sudan (TMC) membatalkan keputusannya untuk membekukan serikat dagang yang setia kepada mantan presiden Omer Al-Bashir.
"TMC telah meninjau banyak keputusan dan karenanya memutuskan untuk mencabut pembekuan serikat pekerja," jelas TMC.
Keputusan itu dikeluarkan di tengah seruan oleh Asosiasi Profesional Sudan (SPA) untuk melakukan aksi protes setelah perundingan antara TMC dan aliansi oposisi Perubahan dan Kebebasan gagal mencapai hasil yang berarti.
Wakil Ketua TMC Mohamed Hamdan Hemedti memutuskan untuk membayar gaji karyawan penerbangan sipil selama tiga bulan tambahan, di tengah ancaman aksi mogok dan penutupan wilayah udara oleh karyawan penerbangan.
Selain itu, komite Perubahan dan Kebebasan yang mengatur aksi protes di depan markas militer memutuskan untuk menunda negosiasi dengan TMC dan pengelola kereta api setelah seorang demonstran meninggal dunia pada Selasa.
"Kami kehilangan Mohamed Ahmed Alamin pada Selasa karena kecerobohan pengelola kereta api yang tidak peduli dengan keselamatan orang-orang," kata kelompok itu, Rabu.
"Kami memutuskan untuk menutup jalur kereta api demi keselamatan jiwa orang-orang dan sampai penyelidikan dibuka terkait insiden kematian itu," tambah mereka.