02 September 2018•Update: 03 September 2018
Muhammad Mussa
LONDON
Pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Inggris menerbangkan balon raksasa yang menyerupai walikota London Sadiq Khan, yang mengenakan bikini kuning.
Balon setinggi 29 kaki itu diterbangkan di atas Parliament Square di Westminster, pada Sabtu, sebagai tanggapan terhadap balon bayi Trump yang diluncurkan oleh kelompok aktivis sebagai aksi protes ke presiden AS kala Trump mengunjungi Inggris pada bulan Juli.
Aksi itu diprakarsai oleh Yanny Bruere, seorang pendukung Trump yang kerap berkampanye mengkritik Khan, untuk menyoroti peningkatan aksi kejahatan di London selama kepemimpinan Khan.
Pada laman Crowdfunder yang dibuat untuk mendanai protesnya, Bruere mengatakan: "Mengingat 'bayi Donald Trump' diizinkan untuk terbang di London selama kunjungannya ke Inggris, mari kita terbangkan 'bayi Khan' dan lihatlah apakah kebebasan berbicara berlaku untuk semua orang, dan apakah Khan dan Dewan London menyetujui hal ini,"
“Di bawah kepemimpinan Sadiq Khan, kasus kejahatan telah meningkat tajam. Orang-orang di London tidak merasa aman dan memang mereka tidak aman. Ada 81 pembunuhan selama tahun ini saja! Khan Out!" pungkas Bruere.
Hingga saat ini, kampanye Bruere telah mengumpulkan dana sebesar GBP59.543 ( USD77.170).
Meskipun sekitar 9.000 orang di Facebook telah menyatakan berminat mengikuti aksi tersebut, namun hanya 100 orang yang hadir, ditambah beberapa wisatawan yang tertarik menyaksikan penerbangan balon itu.
"Saya pikir, rasa hormat harus diberikan kepada pemimpin dunia bebas dan sekutu terbesar Inggris, presiden Amerika," ujar Bruere di hadapan barisan pendukung Trump.