Riyaz ul Khaliq
21 November 2022•Update: 23 November 2022
ISTANBUL
Di tengah meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di China, negara itu pada Senin mengumumkan dua kematian baru akibat virus tersebut.
Dua kematian baru akibat virus korona dilaporkan di ibu kota Beijing, menurut laporan harian China Global Times.
China melaporkan kematian pertama, seorang pria berusia 87 tahun yang meninggal karena sepsis yang dipicu oleh infeksi paru-paru serius, dalam enam bulan terakhir pada hari Sabtu.
Namun, otoritas kesehatan merilis informasi tersebut pada hari Minggu. Ini adalah kematian pertama yang tercatat di negara itu akibat virus korona sejak 26 Mei.
Komisi Kesehatan Nasional pada Senin mengatakan bahwa seorang wanita, 91, dan seorang pria, 88, "yang didiagnosis dengan gejala Covid-19 ringan tetapi dengan penyakit bawaan yang parah," meninggal di Rumah Sakit Ditan Beijing pada hari Minggu.
Sejak kasus pertama dilaporkan pada Desember 2019, China telah melaporkan 286.197 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, termasuk 5.229 kasus kematian.
Jumlah kasus meningkat karena penyebaran subvarian yang sangat menular. Dalam lima hari terakhir, jumlah kasus harian telah melampaui 20.000.
Meski jumlah kasus menurun dibandingkan dengan populasi, dan sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala, dan China terus melakukan langkah-langkah pengendalian pandemi yang ketat.