Dunia, Ekonomi

China capai target pertumbuhan ekonomi 2025 di tengah krisis properti

Perekonomian China tumbuh 5 persen pada 2025 dan memenuhi target pertumbuhan tahunan pemerintah

Alperen Aktas, Emre Aytekin, Muhammad Abdullah Azzam  | 19.01.2026 - Update : 19.01.2026
China capai target pertumbuhan ekonomi 2025 di tengah krisis properti

BEIJING
Perekonomian China tumbuh sebesar 5 persen sepanjang 2025 dan berhasil memenuhi target pertumbuhan tahunan pemerintah, meskipun menghadapi tekanan dari lemahnya permintaan domestik dan perlambatan sektor properti.

Biro Statistik Nasional China pada Senin melaporkan bahwa produk domestik bruto (PDB) negara tersebut untuk pertama kalinya melampaui 140 triliun yuan atau sekitar 20 triliun dolar AS. Capaian itu menempatkan China tetap berada di jalur target pertumbuhan sekitar 5 persen yang ditetapkan pemerintah.

Sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, China mencatat pertumbuhan di tengah berbagai tantangan, termasuk tren deflasi, krisis berkepanjangan di sektor properti, serta ketidakpastian eksternal yang berkaitan dengan kebijakan tarif Amerika Serikat.

Data resmi menunjukkan pertumbuhan ekonomi China tercatat sebesar 2,2 persen pada 2020, 8,4 persen pada 2021, 3 persen pada 2022, 5,2 persen pada 2023, dan 5 persen pada 2024.

Dari sisi sektor riil, output industri meningkat 5,9 persen pada 2025, sementara sektor jasa tumbuh 5,4 persen. Penjualan ritel, yang mencerminkan tingkat konsumsi dan permintaan domestik, naik 3,7 persen.

Namun, investasi aset tetap yang mencakup infrastruktur, properti, mesin, dan peralatan justru turun 3,8 persen secara tahunan. Penurunan ini terutama dipicu oleh sektor properti, dengan investasi yang anjlok 17,2 persen dan memperpanjang tren penurunan selama tiga tahun berturut-turut.

Kinerja perdagangan luar negeri yang kuat membantu menopang ekonomi domestik. Surplus perdagangan China mencapai 1,19 triliun dolar AS pada 2025, untuk pertama kalinya melampaui angka 1 triliun dolar AS dalam satu tahun.

Meski demikian, laju pertumbuhan ekonomi melambat pada kuartal keempat 2025 menjadi 4,5 persen secara tahunan, turun dari 4,8 persen pada kuartal ketiga. Angka tersebut menjadi pertumbuhan kuartalan terlemah sejak kuartal pertama 2023.

Tingkat pemanfaatan kapasitas industri turun 1,3 poin persentase menjadi 74,9 persen pada akhir 2025. Sementara itu, tingkat pengangguran berada di angka 5,2 persen, naik 0,1 poin persentase dibandingkan akhir 2024.

Pendapatan disposabel riil per kapita meningkat 5 persen pada 2025, dengan pendapatan masyarakat perkotaan naik 4,3 persen dan pendapatan masyarakat pedesaan tumbuh 6 persen.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın