Michael Gabriel Hernandez
26 Mei 2021•Update: 27 Mei 2021
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pertemuan tatap muka pertama bulan depan, kata Gedung Putih pada Selasa.
Pertemuan tingkat tinggi ini akan berlangsung di Jenewa, Swiss pada 16 Juni setelah lebih dari sebulan Moskow dan Washington berdiskusi mengenai waktu dan lokasi untuk mengadakan pertemuan tersebut.
"Para pemimpin akan membahas berbagai masalah mendesak, karena kami berusaha memulihkan prediktabilitas dan stabilitas hubungan AS-Rusia," kata juru bicara Jen Psaki dalam sebuah pernyataan.
Pertemuan itu akan dilanjutkan dengan kunjungan luar negeri pertama Biden di mana dia akan mengunjungi Eropa untuk bertemu dengan para sekutu, termasuk KTT G7 di Inggris dari 11 hingga 13 Juni, dan pertemuan dengan NATO dan mitra Uni Eropa (UE) di Brussel pada 14 Juni.
KTT itu akan diadakan di tengah meningkatnya masalah dalam hubungan AS-Rusia, termasuk serangan siber besar-besaran di mana AS menuding Rusia membahayakan jaringan pemerintah dan perusahaan AS.
AS menjatuhkan sanksi pada Rusia dan mengusir diplomatnya sebagai tanggapan atas peretasan tersebut, dan telah berulang kali mengkritik Moskow karena memenjarakan pemimpin oposisi Alexey Navalny.
Biden mengusulkan pertemuan pada bulan April ketika dia menelepon Putin untuk memperingatkannya tentang hukuman yang tertunda yang akan diberlakukan AS terhadap Rusia sebagai tanggapan atas peretasan SolarWinds.
Para pejabat AS dan Rusia kemudian menghabiskan satu setengah bulan berikutnya untuk menegosiasikan waktu yang tepat dan negara pihak ketiga untuk mengatur pertemuan Putin dan Biden.