Maria Elisa Hospita
05 Oktober 2020•Update: 05 Oktober 2020
Sarp Ozer, Emre Gurkan Abay
BAKU
Angkatan Bersenjata Azerbaijan telah membebaskan 22 permukiman dari pendudukan Armenia.
Operasi itu dilakukan di tengah bentrokan yang sedang berlangsung di Upper Karabakh.
Bentrokan dimulai sejak 27 September, ketika pasukan Armenia menyerang permukiman sipil dan posisi militer Azerbaijan, hingga menyebabkan sejumlah korban jiwa.
Sementara itu, pasukan Armenia telah meluncurkan serangan rudal ke beberapa kota di Azerbaijan, di antaranya Beylagan, Barda, dan Tartar.
- Konflik Upper Karabakh
Hubungan antara dua negara bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Upper Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.
Sejumlah resolusi PBB serta banyak organisasi internasional menuntut penarikan pasukan Armenia dari wilayah tersebut.
OSCE Minsk Group - diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat - dibentuk pada 1992 untuk menemukan solusi damai bagi konflik itu, tetapi upayanya tak kunjung berhasil.
Gencatan senjata, bagaimanapun, disepakati pada 1994.
Banyak kekuatan dunia telah menyerukan gencatan senjata segera. Turki, sementara itu, mendukung hak Baku untuk membela diri.