Muhammad Abdullah Azzam
09 Januari 2020•Update: 10 Januari 2020
Gamze Türkoğlu Oğuz
ANKARA
Amerika Serikat (AS) mengungkapkan pihaknya siap untuk bernegosiasi dengan Iran.
Perwakilan Tetap AS untuk PBB Kelly Craft mengatakan negaranya siap untuk bernegosiasi guna mencegah langkah yang mengancam perdamaian dan keamanan internasional atau peningkatan ketegangan oleh rezim Iran.
Menurut lansiran dari media AS, Perwakilan AS Craft melontarkan surat kepada Dewan Keamanan PBB yang menyatakan negaranya sungguh-sungguh ingin bernegosiasi dengan Iran.
Dalam surat tersebut, Craft mengungkapkan bahwa pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani, dibenarkan berdasarkan Pasal 51 Konvensi PBB di mana negaranya telah menggunakan haknya untuk membela diri.
Dia mengatakan negaranya akan mengambil tindakan tambahan "jika diperlukan" untuk melindungi staf dan kepentingannya di Timur Tengah.
Utusan Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi dalam suratnya kepada DK PBB mengungkapkan bahwa ajakan AS untuk bernegosiasi “tak bisa dipercaya” di tengah sanksi ekonomi mereka yang berat terhadap Iran.
Ravanchi menambahkan bahwa serangan Iran terhadap pangkalan udara Ayn al-Assad di Irak dengan rudal balistik juga sah berdasarkan Pasal 51 Konvensi PBB.
Dia mengatakan Teheran mengambil langkah militer terukur dan proporsional terhadap pangkalan AS di Irak dan tidak mencari eskalasi ketegangan atau perang.
Ravanchi mengungkapkan pasukan Iran menggelar operasi terhadap Pangkalan Udara Ayn al-Assad dengan hati-hati, hanya menargetkan sasaran militer, dan tidak membahayakan atau merugikan warga sipil di kawasan itu.