Muhammer Bilal Kenasari
08 November 2017•Update: 08 November 2017
Muhammer Bilal Kenasari
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) mendukung Arab Saudi melanjutkan penyelidikan terhadap petinggi yang diduga korupsi.
AS berharap proses penyelidikan bisa dilakukan dengan adil dan transparan.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert mengatakan negaranya memiliki hubungan dekat dengan Arab Saudi.
Amerika Serikat dan Arab Saudi memiliki hubungan yang terjalin sudah sangat lama, ungkap Nauert.
Nauert juga menanggapi ketegangan antara Arab Saudi dan Iran. AS mengikuti terus perkembangan ketegangan dua negara secara seksama.
Pekan lalu, pihak berwenang Saudi menahan 11 pangeran, empat anggota kabinet, dan belasa mantan pejabat dalam langkah pemberantasan korupsi.
Penahan massal itu datang hanya beberapa jam setelah komite "anti-korupsi" dibentuk oleh Pangeran Mahkota Mohamed bin Salman.
"Keputusan kerajaan [untuk membentuk komite] ini akan meningkatkan mekanisme pengawasan, prinsip tata kelola, akuntabilitas dan keadilan, serta menjaga hak masing-masing individu dan perusahaan," bunyi pernyataan resmi dari kabinet.