Umar İdris
20 Juni 2019•Update: 21 Juni 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) pada Rabu mengatakan pihaknya melakukan review "mendalam" atas laporan PBB yang menyatakan pembunuhan jurnalis The Washington Post Jamal Khashoggi adalah pembunuhan di luar proses hukum, di mana Arab Saudi harus bertanggungjawab.
"Kami sedang mereview laporan itu secara mendalam," ungkap seorang juru bicara di Kementerian Luar Negeri AS yang tidak mau disebutkan identitasnya, kepada Anadolu Agency. "AS mendukung misi global pelapor khusus PBB Agnes Callamard," kata juru bicara tersebut.
Pejabat Kementerian Luar Negeri AS telah bertemu dengan Callamard atas permintaannya, untuk berdiskusi tentang isi laporan yang meliputi pembunuhan Khashoggi.
"Kami menekankan pentingnya meminta pertanggungjawaban kepada setiap orang yang terlibat," katanya.
Dalam laporan itu, Callamard, pelapor khusus PBB, mengatakan telah menemukan "data kredibel" untuk membuktikan lebih jauh keterlibatan pejabat Arab Saudi dalam pembunuhan Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul, termasuk putra mahkota Mohammad bin Salman.
Presiden AS Donald Trump dan pejabat tinggi AS, melindungi Mohammad bin Salman dari tanggungjawab atas pembunuhan keji Khashoggi, Oktober 2018, dengan alasan Arab Saudi merupakan sekutu strategis.
"Mungkin dia terlibat, mungkin juga tidak terlibat," kata Trump dalam pernyataannya.
"Jika kita mengeluarkan Saudi dari sekutu, itu akan menjadi kesalahan fatal," tambahnya.
Diantara rekomendasinya, laporan PBB menyerukan kepada FBI dan Sekjen PBB untuk melakukan investigasi terhadap pembunuhan Khashoggi, karena dia tercatat sebagai warga AS.
Khashoggi dibunuh dan dimutilasi oleh grup intelijen sesaat setelah dia memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul, pada 2 Oktober.
Riyadh menawarkan beragam argumen namun saling bertentangan dalam menjelaskan hilangnya Khashoggi sebelum mengakui dia terbunuh di gedung konsulatnya di Istanbul, dan berusaha menyalahkan operasi intelejen yang jahat sebagai penyebab kematian Khashoggi.