Rabia Iclal Turan
21 Desember 2022•Update: 23 Desember 2022
WASHINGTON
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertolak dari negaranya ke luar negeri untuk pertama kalinya sejak perang dengan Rusia dimulai 10 bulan lalu untuk berkonsultasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan anggota parlemen AS, kata Gedung Putih pada Rabu.
"Presiden Biden telah mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi Washington D.C. untuk menekankan komitmen abadi AS terhadap Ukraina," kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre dalam pernyataan tertulis.
Pernyataan jubir itu membenarkan beberapa laporan tentang kemungkinan kunjungan mendadak pemimpin Ukraina itu.
"Selama kunjungan, Presiden Biden akan mengumumkan paket bantuan keamanan baru yang signifikan untuk membantu Ukraina mempertahankan diri dari agresi Rusia," kata Jean-Pierre.
Dia menambahkan kunjungan itu juga akan menggarisbawahi "komitmen teguh AS dalam mendukung Ukraina selama dibutuhkan,” termasuk melalui pemberian bantuan ekonomi, kemanusiaan, dan militer.
Biden akan menyambut Zelenskyy di Gedung Putih pada Rabu untuk pertemuan bilateral sebelum kedua pemimpin menjadi tuan rumah konferensi pers bersama, menurut seorang pejabat senior, yang berbicara kepada wartawan dengan syarat namanya tak disebutkan.
Zelenskyy juga dijadwalkan untuk berpidato di sidang gabungan Kongres sebelum kembali ke negaranya, kata pejabat itu.
"Presiden Biden akan memiliki kesempatan melakukan diskusi strategis yang mendalam dengan Presiden Zelenskyy tentang masa depan di medan perang, tentang kemampuan dan pelatihan yang akan terus diberikan AS dan sekutu kita ke Ukraina, tentang sanksi dan kontrol ekspor yang telah kami paksakan (terhadap Rusia)," kata pejabat itu.
Pejabat AS tersebut menambahkan bahwa bantuan sektor ekonomi dan energi, serta bantuan kemanusiaan, akan menjadi agenda para pemimpin dalam pertemuan bilateral.
Pejabat itu mengatakan Biden akan mengumumkan paket bantuan militer baru senilai USD2 miliar untuk Ukraina, termasuk baterai rudal Patriot, sebuah sistem yang telah diperingatkan Rusia agar tidak diberikan kepada Kyiv.
Kongres saat ini sedang memikirkan rincian tentang anggaran pengeluaran omnibus USD1,7 triliun untuk mendanai pemerintah melalui tahun fiskal saat ini, dan diharapkan untuk memberikan suara pada paket tersebut pada akhir minggu.
Sebelumnya, beberapa media AS melaporkan sebelumnya pada Selasa tentang kunjungan tak terduga Zelenskyy ke ibu kota AS.