Muhammad Abdullah Azzam
10 Maret 2021•Update: 12 Maret 2021
Agnes Szucs
BRUSSELS
Dekade antara tahun 2020-2030 harus didedikasikan untuk tindakan bersama melawan perubahan iklim, kata Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat (AS) untuk Iklim, John Kerry pada Selasa.
"Saya datang ke sini untuk memperbarui diskusi dengan teman-teman kami di Eropa mengenai kerja sama kami di bidang iklim," kata Kerry dalam pernyataan pers sebelum mengikuti pertemuan mingguan komisaris Uni Eropa (UE).
Selama kunjungannya ke Brussel, utusan AS itu akan berdiskusi dengan anggota badan eksekutif Uni Eropa untuk mengkoordinasikan upaya blok UE dan AS dalam melawan perubahan iklim, dalam ambisi mereka untuk memberi contoh bagi seluruh dunia.
Utusan AS tersebut menyoroti bahwa “dekade ini, 2020 hingga 2030 harus menjadi dekade melakukan aksi” karena Perjanjian Iklim Paris, yang disatukan kembali oleh Presiden Joe Biden pada hari pertama kepresidenannya, tidak akan cukup dengan sendirinya untuk menghentikan pemanasan global.
Biden akan menjadi tuan rumah pertemuan iklim pada bulan April nanti untuk menyatukan negara-negara demi membantu meningkatkan ambisi, tutur Kerry.
“Triliunan dolar atau euro atau mata uang apa pun yang dibutuhkan. Tapi setiap analisis ekonomi memperjelas bahwa lebih mahal bagi warga kita untuk tidak menanggapi [dampaknya],” kata Kerry, mengingatkan fakta-fakta yang mengkhawatirkan dari perubahan iklim.
Namun, otoritas AS melihat krisis iklim sebagai "peluang terbesar yang kita miliki sejak revolusi industri" untuk mereformasi ekonomi modern secara mendalam.