Ibrahim al-Khazen
27 Desember 2021•Update: 29 Desember 2021
ISTANBUL
Arab Saudi membantah pemberitaan media soal bahwa negaranya telah mengimpor pohon Natal dan pakaian Sinterklas.
Otoritas Zakat, Pajak dan Bea Cukai Saudi mengatakan bahwa negaranya melarang mengimpor pohon Natal atau simbol-simbol keagamaan selain Islam.
Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan oleh pengguna Twitter tentang apakah pohon Natal sekarang diizinkan masuk ke Saudi.
Laporan media asing sebelumnya mengatakan bahwa pohon Natal, dekorasi, dan pakaian Sinterklas sekarang dijual di toko-toko di negara kaya minyak itu.
Orang asing Kristen yang bekerja di Arab Saudi, terutama dari Lebanon dan Filipina, terbiasa merayakan Natal secara tertutup.
Arab Saudi telah melakukan sejumlah perubahan sosial, budaya dan ekonomi yang cepat dalam beberapa tahun terakhir, yang diprakarsai oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.Gaza laporkan kasus pertama varian omicron COVID