Hayati Nupus
26 Juli 2019•Update: 28 Juli 2019
Elena Teslova
MOSCOW
Ankara dan Moskow tengah membicarakan produksi komponen sistem pertahanan udara S-400 di Turki, ujar kepala perusahaan pengekspor senjata resmi Rusia Rosoboronexport, Alexander Mikheev, pada Kamis.
“Sekarang kami sedang bernegosiasi untuk melanjutkan kerjasama ini, termasuk organisasi produksi lisensi komponen tertentu dari sistem ini di Turki,” ujar dia.
Dia juga menambahkan bahwa kerja sama pengiriman S-400 “memperkokoh kemitraan strategis” antara kedua negara.
"Rosoboronexport berencana untuk memperluas kontak dengan pihak Turki sebanyak mungkin untuk melaksanakan proyek yang saling menguntungkan di bidang pembangunan helikopter, penerbangan tempur dan pertahanan udara,” tambah Mikheev.
Pengiriman komponen S-400 dimulai sejak 12 Juli dan berlanjut hingga April 2020.
Turki dan AS berselisih soal pembelian S-400, dengan klaim Washington bahwa itu tak cocok dengan sistem NATO berserta ancaman sanksi, sedang Ankara menyangkal hal ini, namun berjanji sanksi apapun akan dipenuhi dalam bentuk barang.