Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
21 Januari 2020•Update: 21 Januari 2020
Agnes Szucs
BRUSSELS
Delapan negara anggota Uni Eropa (UE) sepakat untuk membentuk misi pengawasan angkatan laut di Selat Hormuz.
Keputusan itu diumumkan oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell pada Senin, setelah pertemuan para menteri luar negeri blok kawasan itu.
"Inisiatif ini datang dari Prancis, yang pemerintahnya menekankan perlunya tindakan ini karena meningkatnya ketidakstabilan dan ketidakamanan di Teluk Persia dan Selat Hormuz yang mengakibatkan banyak insiden maritim dan non-maritim," ungkap Borell.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan situasi telah mempengaruhi kebebasan navigasi dan keamanan kapal dan awak Eropa dan non-Eropa dan telah membahayakan perdagangan dan pasokan energi.
Belanda, Denmark, Belgia, Italia, Portugal, Jerman dan Yunani memutuskan untuk bergabung dengan koalisi sukarela, yang memungkinkan negara-negara anggota UE untuk mengambil langkah kebijakan luar negeri lebih lanjut tanpa dukungan bulat dari seluruh anggota.
"Eropa mengambil alih kendali. Eropa tidak hanya mampu membuat suaranya didengar, tetapi juga menunjukkan bahwa ia memang memiliki alat untuk bertindak," kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian kepada wartawan setelah pertemuan.
Awal bulan ini, Inggris mengumumkan akan mengirim dua kapal perang ke Teluk Persia sebagai tanggapan atas peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran setelah pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani.
Tahun lalu, negara-negara anggota UE menolak proposal AS untuk membangun misi bersama di kawasan itu kendati ada beberapa insiden antara kapal Iran dan Inggris serta ancaman Teheran untuk menutup Selat Hormuz.
Borrell menyebut misi yang dipimpin Eropa berbeda dari inisiatif Amerika dan merupakan kontribusi penting untuk de-eskalasi di wilayah ini karena dapat memastikan lingkungan navigasi yang aman.
Prancis, Yunani, Denmark dan Belanda telah menjanjikan dukungan operasional konkret, sementara Uni Emirat Arab akan menjadi tuan rumah markas operasi.