Turki

Vaksinasi di Turki tembus 103,5 juta dosis

- Lebih dari 52,1 juta orang telah menerima dosis pertama, sementara lebih dari 41,1 juta lainnya sudah divaksinasi penuh

Burak Dağ, Ahmet Gençtürk, Rabia İclal Turan   | 16.09.2021
Vaksinasi di Turki tembus 103,5 juta dosis Seorang pria menerima dosis vaksin virus corona (Covid-19) di Bandara Internasional Sabiha Gokcen di Istanbul, Turki pada 29 Juni 2021. ( Metin Aktaş - Anadolu Agency )

Ankara

Burak Dag, Ahmet Gencturk, Rabia Iclal Turan

ANKARA 

Turki telah memberikan lebih dari 103,52 juta dosis vaksin Covid-19 sejak negara itu meluncurkan kampanye vaksinasi massal pada Januari.

Menurut data Kementerian Kesehatan Turki yang dirilis pada Rabu, lebih dari 52,1 juta orang telah menerima dosis pertama, sementara lebih dari 41,1 juta orang telah divaksinasi penuh.

Sekitar 84,02 persen populasi orang dewasa di negara itu telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Turki juga telah memberikan dosis ketiga kepada lebih dari 9,6 juta orang.

Secara terpisah, kementerian melaporkan lebih dari 28.000 kasus Covid-19 baru, sementara 248 meninggal dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, sekitar 341.000 tes dilakukan selama sehari terakhir.

Pekan lalu, sekolah tatap muka kembali dimulai di Turki dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pada Kamis, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengatakan tes PCR acak akan dilakukan di sekolah percontohan mulai minggu ini sebagai bagian dari tindakan pencegahan.

Koca mencatat bahwa tidak ada tindakan yang akan diambil tanpa persetujuan orang tua siswa selama tes yang akan dilakukan untuk penyaringan medis.

Dia menegaskan bahwa menjaga agar sekolah tetap buka untuk pembelajaran di kelas adalah prioritas utama mereka.

Menurut Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat, sejak Desember 2019, pandemi telah merenggut lebih dari 4,65 juta jiwa di setidaknya 192 negara dan wilayah, dengan lebih dari 226,2 juta kasus dilaporkan di seluruh dunia.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın