Chandni Vasandani
23 Agustus 2017•Update: 23 Agustus 2017
By Talha Ozturk
BELGRADE, Serbia
Turki dan Serbia pada Selasa menandatangani kesepakatan pertama kedua negara sejak 2011, yakni kesepakatan dagang di bidang agrikultur.
Menteri Pangan, Agrikultur dan Ternak Turki Ahmet Esref Fakibaba, bertemu dengan Menteri Agrikultur Serbia Branislav Nedimovic, di Belgrade untuk membahas cara meningkatkan impor dan ekspor antar kedua negara tersebut.
Perjanjian itu bertujuan menggenjot ekspor minyak bunga matahari, buah-buahan dan sayuran di antara Serbia dan Turki, dan menaikkan perdagangan bilateral menjadi USD 1 miliar.
Fakibaba, dalam konferensi pers setelah itu, mengatakan Serbia memiliki peran penting dalam menjaga kedamaian dan stabilitas wilayah Balkan.
“Kita memberikan perhatian penting untuk memperbaiki hubungan kami di semua bidang, khususnya ekonomi,” katanya.
Dia juga mendorong pebisnis Turki untuk meningkatkan investasi ke Serbia, dan mengatakan Serbia layak memberikan insentif.
“Serbia sangat penting bagi kami, Serbia adalah teman baik. Masing-masing negara harus bekerja untuk mencapai volume dagang USD 1 miliar – yang menjadi tujuan bersama,” lanjutnya.
Fakibaba mengatakan bila Belgrade membuka zona ekonomi bebas bagi Ankara, Turki bisa memasuki pasar Rusia dan UE, yang memiliki perjanjian perdagangan bebas.
Sebaliknya, Turki juga bisa membuka pasarnya bagi Serbia.
Nedimovic mengatakan mereka berfokus pada 3 isu penting – memperbarui perjanjian makan, membuat kuota baru untuk berbagai produk pertanian, dan investasi ke sektor ternak dan buah-buahan.
“Tentu, ini harus bermanfaat bagi kedua belah pihak. Tawaran kami adalah ekspor daging dan minyak bunga matahari. Karena itu kami bertujuan meningkatkan produksi,” kata Nedimovic.
Dia mengatakan Serbia terbuka bagi investor Turki, dan Turki bisa menjadi batu loncatan bagi mereka untuk masuk pasar Timur Tengah dan Asia.
Nedimovic mengestimasi perjanjian yang disetujui delapan tahun lalu meningkatkan perdagangan agrikultur antara Serbia dan Turki hingga 5 kali lipat. Dia juga menambahkan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Serbia Aleksandar Vucic memiliki hubungan yang baik, sehingga mempermudah kerja sama.
Terdapat 75 investasi swasta dari Turki di sektor tekstil, pangan dan pembangunan di Serbia, dengan jumlah mencapai USD 110 juta.