Ali Murat Alhas
07 April 2022•Update: 20 April 2022
ANKARA
Turki menemukan dan menjinakkan ranjau laut dengan aman di lepas pantai Laut Hitam, kata Kementerian Pertahanan negara itu pada Rabu.
Daerah perairan dekat Bulgaria segera diamankan setelah ranjau tersebut terlihat oleh pesawat patroli di lepas pantai Kocaeli, dan unit penjinak bom bawah air berhasil menetralisirnya, ungkap kementerian itu di Twitter.
Ini adalah ranjau laut ketiga yang ditemukan oleh pihak berwenang Turki sejak awal perang Ukraina-Rusia, yang pertama terdeteksi di lepas pantai utara Igneada dekat perbatasan maritim Bulgaria dan yang kedua terlihat di pintu masuk Bosporus pada Maret.
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar sebelumnya mengatakan bahwa kapal pemburu ranjau bersama dengan pesawat patroli maritim terus memantau jalur air di dekat pantai Turki di wilayah Laut Hitam untuk mendeteksi dan menetralisir ranjau yang hanyut dari laut Ukraina.
Beberapa pengamat mengatakan ranjau itu mengapung dari wilayah laut Ukraina, tetapi itu belum diverifikasi.
Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah memicu kemarahan internasional, dan negara-negara Barat dan sekutu mereka menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.
Setidaknya 1.480 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.195 terluka, menurut perkiraan PBB, dan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,24 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut badan pengungsi PBB.