Jeyhun Aliyev
20 Desember 2021•Update: 21 Desember 2021
ANKARA
Sedikitnya tujuh orang yang mencoba menyeberang secara ilegal dari Turki ke Yunani dan dari Suriah ke Turki ditangkap oleh unit perbatasan Turki.
Dalam Tweet-nya pada Senin, Kementerian Pertahanan Nasional Turki menyampaikan empat orang yang ditahan adalah anggota kelompok teroris Daesh/ISIS dan dua lainnya Organisasi Teroris Fetullah (FETO).
FETO dan pemimpinnya yang berbasis di AS Fetullah Gulen mengatur kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016, yang menyebabkan 251 orang tewas dan 2.734 terluka.
Ankara menuduh FETO berada di belakang operasi jangka panjang untukk menggulingkan negara melalui infiltrasi ke lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.
Turki adalah salah satu negara pertama yang mendeklarasikan Daesh/ISIS sebagai kelompok teror.
Sejak itu, Turki telah diserang oleh organisasi tersebut beberapa kali.
Mereka telah melakukan setidaknya 10 bom bunuh diri, tujuh serangan bom, dan empat serangan bersenjata dan menewaskan 315 orang dan melukai ratusan lainnya.
Sebagai respons, Turki meluncurkan operasi anti-teror di dalam dan luar negeri untuk mencegah serangan lebih lanjut.