Marıa Elısa Hospıta
14 Februari 2020•Update: 16 Februari 2020
Faruk Zorlu
ANKARA
Sebanyak 63 elemen rezim Assad ditaklukkan di zona de-eskalasi Idlib, barat laut Suriah.
"Menurut informasi terbaru yang diterima dari berbagai sumber di Idlib, 63 pasukan rezim Assad sudah dilumpuhkan", kata Kementerian Pertahanan Turki lewat Twitter pada Jumat.
Idlib telah menjadi basis oposisi rezim dan kelompok bersenjata antipemerintah sejak perang saudara Suriah meletus pada 2011.
Pada September 2018, Turki dan Rusia sepakat mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi dilarang keras.
Sejak itu, lebih dari 1.800 warga sipil tewas akibat serangan-serangan rezim dan pasukan Rusia.
Serangan rezim dalam beberapa pekan terakhir ke pasukan Turki yang ditempatkan di Idlib juga telah memicu ketegangan di wilayah tersebut.
Awal pekan ini, lima tentara Turki gugur dan lima lainnya luka-luka dalam serangan pasukan rezim Assad di Idlib.
Serangan serupa pekan lalu juga menewaskan tujuh tentara dan seorang kontraktor sipil yang bekerja untuk militer Turki.
Pasukan Turki dikerahkan ke Idlib sebagai bagian dari misi perrdamaian dan antiteror, sesuai dengan kesepakatan Turki-Rusia.