Presiden Turki dan Prancis bahas ekspor gandum Ukraina
Dalam pembicaraan lewat telepon, Recep Tayyip Erdogan, Emmanuel Macron juga membahas hubungan bilateral, masalah regional
Handan Kazanci
17 Juli 2022•Update: 19 Juli 2022
ISTANBUL
Presiden Türki dan Prancis membahas keputusan yang diambil untuk memfasilitasi ekspor gandum Ukraina pada pembicaraan empat arah yang diadakan di Istanbul, Direktorat Komunikasi Turki mengatakan pada Sabtu.
Dalam panggilan telepon, Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada sejawatnya dari Prancis Emmanuel Macron bahwa selama pertemuan Istanbul disepakati proses mengenai ekspor gandum Ukraina akan dikelola dari pusat koordinasi yang akan didirikan di Istanbul dan dijalankan oleh pejabat dari Türki , Rusia, Ukraina dan PBB, kata lembaga itu dalam sebuah pernyataan.
Presiden Turki mengatakan bahwa implementasi awal dari rencana tersebut akan memberikan ruang besar dalam konteks ketahanan pangan global, tambah pernyataan itu.
Rabu lalu, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan bahwa pertemuan antara pejabat Turki, Ukraina, Rusia, dan PBB sepakat untuk mendirikan pusat koordinasi di Istanbul untuk memfasilitasi ekspor gandum Ukraina.
Pejabat Ukraina dan Rusia akan berkumpul lagi di Türki minggu depan untuk meninjau rincian dan menandatangani dokumen untuk meresmikan kesepakatan, kata Akar.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga mengkonfirmasi bahwa ada kemajuan dalam masalah ini, berterima kasih kepada PBB dan Türki atas upaya mereka.
Erdogan dan Macron juga membahas hubungan bilateral serta masalah regional, kata Direktorat Komunikasi Turki.
Erdogan juga mengatakan bahwa harapan Türki tentang sistem pertahanan udara jarak jauh SAMP/T adalah untuk "memastikan peluncuran proyek pasokan dan mengembangkan sistem bersama yang mencakup kerja sama maksimum dalam kerangka prinsip 'transparansi penuh'.
Awal tahun ini, produksi bersama rudal Eropa Turki dibahas ketika presiden Turki bertemu dengan para pemimpin Italia dan Prancis di Brussels awal pekan ini, menurut menlu Turki.
Selama pertemuan NATO di Brussel yang membahas perang Ukraina, presiden Turki bertemu dengan sejawatnya dari Prancis Macron dan Perdana Menteri Italia Mario Draghi “dan membahas Eurosam SAMP/T dan sistem pertahanan,” kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Hadley Gamble dari CNBC di Forum Doha pada Sabtu.
Awal bulan ini, Presiden Erdogan dalam konfrensi pers bersama dengan Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengatakan Türki dan Italia bersedia untuk menandatangani kesepakatan sesegera mungkin mengenai proyek sistem pertahanan udara SAMP/T.
Presiden Turki dan Prancis bahas ekspor gandum Ukraina