Burak Bir
31 Desember 2021•Update: 01 Januari 2022
ANKARA
Pertemuan pertama antara perwakilan khusus Turki dan Armenia untuk membahas langkah-langkah normalisasi hubungan antara kedua negara, diperkirakan akan diadakan pada Januari, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Kamis.
"Tanggal pertemuan pertama belum ditetapkan tetapi diperkirakan akan diadakan pada Januari," kata Cavusoglu dalam wawancara yang disiarkan langsung di 24 TV.
Para utusan kedua negara akan bertukar pandangan tentang peta jalan langkah-langkah yang dapat diambil pada pertemuan pertama, termasuk langkah-langkah membangun kepercayaan, tambah Cavusoglu.
Pada 18 Desember, Cavusoglu mengumumkan bahwa Moskow akan menjadi tuan rumah pertemuan pertama antara utusan khusus Turki dan Armenia untuk membahas langkah-langkah normalisasi hubungan bilateral.
Rusia pada Selasa mengumumkan bahwa mereka mendukung pembicaraan antara Turki dan Armenia untuk menormalkan hubungan, mencatat "seluruh dunia akan mendapat manfaat dari pembentukan kembali hubungan bertetangga ini."
Pada 15 Desember, Turki menunjuk Serdar Kilic, mantan duta besar untuk AS, sebagai utusan khusus untuk membahas langkah-langkah normalisasi dengan Armenia.
Tiga hari kemudian, Armenia menunjuk Wakil Ketua Majelis Nasional Ruben Rubinyan sebagai wakil khusus untuk berdialog dengan Turki.
Turki mengatakan penerbangan charter ke Armenia akan segera dimulai, dan sedang melakukan diskusi normalisasi dalam konsultasi dan koordinasi dengan Azerbaijan.