Hanife Sevinc
ANKARA
Pemilihan lokal Turki yang dijalankan kembali untuk memilih walikota baru Istanbul dimulai pada Minggu pagi.
Pemungutan suara dimulai pukul 08.00 waktu setempat (12.00 WIB) dan akan berlanjut hingga 17.00 (21.00 WIB) dengan total 31.342 kotak suara di 39 distrik Istanbul.
Ekrem Imamoglu, kandidat oposisi Partai Rakyat Republik (CHP), dan Binali Yildirim dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa, akan bersaing untuk menjadi pemimpin kota metropolitan terpadat di Turki, setelah pemungutan suara sebelumnya pada 31 Maret dibatalkan oleh dewan pemilihan umum negara itu bulan lalu.
Jutaan pemilih Turki memberikan suara mereka secara nasional pada Maret dalam pemilihan lokal untuk memilih wali kota, anggota dewan kota, mukhtars (pejabat lingkungan) dan anggota dewansesepuh untuk lima tahun ke depan.
Pada 31 Maret, jumlah pemilih yang berpartisipasi mencapai 83,88 persen, enam poin lebih rendah dari pemilihan lokal sebelumnya 30 Maret 2014.
Di Istanbul, Imamoglu menerima 48,8 persen suara, sedangkan Yildirim memperoleh 48,55 persen, menurut angka resmi dari Dewan Pemilu Tertinggi (YSK).
Partai AK menang di 24 kota kabupaten di seluruh provinsi, sementara CHP hanya memenangkan 14.
Hasil pemilu Istanbul pada Maret dibatalkan setelah Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa dan mitra koalisinya, Partai Gerakan Nasionalis (MHP), mengajukan keberatan.
Sertifikat Wali Kota Ekrem Imamoglu, kandidat dari Partai Rakyat Republik (CHP) pun dibatalkan oleh YSK pada 6 Mei.
Ketua YSK Sadi Guven mengatakan semua pemilih yang memenuhi syarat dan memberikan suara mereka dalam jajak pendapat 31 Maret akan dapat melakukannya lagi dalam pemungutan suara ulang wali kota metropolitan Istanbul.
Namun, sebanyak 44.852 pemilih dikeluarkan dari daftar pemilih karena terjerat masalah hukum, dinas militer atau meninggal dunia.
YSK mengumumkan bahwa jumlah pemilih terdaftar untuk pemilihan ulang berjumlah 10.560.963.
Pada pemungutan suara 31 Maret, para pemilih memilih di antara 32 kandidat, 24 di antaranya independen.
Kali ini, hanya akan ada 21 kandidat, termasuk nominasi dari Partai AK, CHP, Partai Felicity (Saadet) dan Partai Patriotik (Vatan) bersama dengan 17 calon independen.
Mengapa pemilihan diulang?
YSK memutuskan untuk mendukung pemilihan ulang, dengan tujuh suara mendukung dan empat menentang.
Sekitar 30.281 suara dalam 108 kotak suara dinyatakan tidak sah karena lembar penghitungan suara tidak ditandatangani atau tidak ada sama sekali, kata Dewan Pemilihan Umum negara (YSK) dalam sebuah pernyataan.
Selain itu, panitera pemungutan suara yang bukan pegawai negeri turut bertugas di 754 pusat pemungutan suara dalam pemilihan walikota 31 Maret di Istanbul.
Dewan mengatakan praktik ini belum pernah terjadi sebelumnya dan memengaruhi perbedaan antara aliansi yang berkuasa dan oposisi - hingga 13.729 surat suara - dan karena itu menimbulkan pertanyaan tentang validitas hasil.
news_share_descriptionsubscription_contact
