Maria Elisa Hospita
18 Mei 2020•Update: 18 Mei 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Filipina membebaskan lebih dari 18.000 narapidana dalam dua bulan terakhir.
"Selama 17 Maret - 15 Mei 2020, sebanyak 18.355 tahanan sudah dibebaskan," kata Mahkamah Agung Filipina dalam sebuah pernyataan.
Keputusan itu diambil untuk mencegah penyebaran virus korona di dalam fasilitas tahanan.
Meskipun ada laporan kematian yang diduga karena infeksi virus korona di antara para tahanan, Biro Pemasyarakatan Filipina sejauh ini tidak memberikan penjelasan apa pun.
Menurut Departemen Kesehatan Filipina, ada 205 kasus Covid-19 baru yang dilaporkan pada Senin, sehingga jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi menjadi 12.718.
Sejauh ini, 831 orang meninggal dunia karena terpapar virus itu, sedangkan 2.729 pasien sudah dinyatakan pulih.