Regional

Polisi Filipina tolak tembak mati demonstran saat lockdown

Gamboa bersumpah semua tindakan personilnya dalam menangani para demonstran selalu sesuai dengan aturan hukum yang ada

Pizaro Gozali Idrus   | 03.04.2020
Polisi Filipina tolak tembak mati demonstran saat lockdown Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Kepolisian Nasional Filipina tidak akan menembak mati mereka yang mengganggu perdamaian dan ketertiban selama masa karantina wabah Covid-19, lansir Philstar pada Jumat.

"Tentu saja tidak. Mungkin Presiden terlalu menekankan penegakan hukum di situasi krisis ini,” ujar kepala kepolisian Jenderal Archie Gamboa.

Gamboa memastikan para personil polisi akan memahami instruksinya. Mereka tidak akan bertindak gegabah dengan menembak orang-orang yang melakukan demonstrasi di saat masa karantina.

“Saya memberikan pesan yang kuat dan saya pikir semua personil PNP memahaminya,” kata Gamboa.

Gamboa bersumpah semua tindakan personilnya dalam menangani para demonstran selalu sesuai dengan aturan hukum yang ada.

"Ketika Anda tidak mengikuti aturan hukum, maka itu bertentangan dengan kebijakan dalam penegakan hukum," kata Gamboa.

Namun Gamboa menekankan polisi tidak akan ragu untuk menangkap demonstran yang membahayakan upaya pemerintah untuk mengendalikan wabah virus korona.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan polisi dan militer untuk menembak mati mereka yang menggelar protes selama karantina wilayah.

Sebelumnya sekitar 150 orang kaum miskin kota dengan dukungan kelompok kiri Kadamay menggelar demonstrasi soal tidak meratanya distribusi bantuan makanan di Quezon City.

“Perintah saya kepada polisi dan militer, jika ada konflik dan membahayakan hidup Anda, tembak mati saja,” ujar Duterte pada Rabu malam.

Duterte mengatakan pemerintahannya tak akan membiarkan pelanggar hukum tak memperoleh efek jera.

“Kami siap untuk Anda, saya tidak akan ragu tentara saya untuk menembak Anda. Saya tidak akan ragu untuk memerintahkan polisi untuk menangkap dan menahan Anda,” ujar Duterte.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın