Muhammad Nazarudin Latief
14 April 2020•Update: 15 April 2020
JAKARTA
Tes Covid-19 secara massal mulai diberlakukan hari ini di Filipina setelah sebelumnya Manila dan Quezon City memulai pengujian lokal mereka.
Tes ini dilakukan setelah kasus positif Covid-19 secara nasional mencapai 4.932 pasien dengan jumlah kematian lebih dari 300, sedangkan pasien pulih sebanyak 242 orang.
Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire juga mengumumkan bahwa 1.429 orang telah menyelesaikan kursus biosafety secara online yang diselenggarakan oleh Universitas Filipina-Manila.
Vergeire mengatakan lebih dari 300 sukarelawan-medis, ahli biologi molekuler, teknisi laboratorium dan peneliti akan ditempatkan ke beberapa laboratorium.
“Kami memperluas kapasitas pengujian kami… tetapi kami ingin memastikan bahwa ada cukup petugas kesehatan di setiap fasilitas,” kata dia seperti dikutip Philstar, Selasa.
Vergeire mengatakan mereka juga bekerja sama dengan Departemen Sains dan Teknologi tentang penggunaan peralatan dan pasokan ke Departemen Kesehatan.
Dia mengatakan sejauh ini sudah ada enam mesin PCR yang dipasang pada beberapa laboratorium bersertifikat Departemen Kesehatan untuk melakukan pengujian.
“Jam operasi laboratorium akan diperpanjang agar bisa melakukan lebih banyak pengujian. Kami memiliki 15 laboratorium sekarang, diperkirakan akan bertambah karena kami mempercepat evaluasi aplikasi untuk sertifikasi 28 laboratorium di seluruh negeri, ”ujar dia.
Di Manila, Walikota Isko Moreno mengatakan pemerintah akan melakukan 232 tes per hari atau 1.624 per minggu di semua rumah sakit pemerintah serta fasilitas karantina.