Politik, Dunia

Pakar nilai eskalasi Timur Tengah bisa uji komitmen NATO terhadap Turkiye

Pakar keamanan menilai dukungan NATO terhadap Turkiye akan menjadi ujian kesiapan aliansi menghadapi eskalasi konflik regional

Esra Taskin, Muhammad Abdullah Azzam  | 12.03.2026 - Update : 12.03.2026
Pakar nilai eskalasi Timur Tengah bisa uji komitmen NATO terhadap Turkiye

PARIS

Dukungan NATO terhadap Turkiye di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akan menjadi ujian bagi kesiapan aliansi tersebut dalam menghadapi potensi eskalasi konflik regional, kata seorang pakar keamanan dalam diskusi meja bundar di Paris, Rabu (12/3).

Murat Aslan, dosen di Universitas Hasan Kalyoncu sekaligus peneliti senior di lembaga pemikir SETA, mengatakan serangan terbaru Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran berpotensi meluas dan bahkan dapat menyebar hingga kawasan Teluk.

Menurut dia, setiap eskalasi konflik di kawasan tersebut tidak hanya akan memengaruhi kepentingan Turkiye, tetapi juga berdampak langsung pada NATO.

Aslan juga menilai konflik modern semakin ditandai dengan konfrontasi antara negara dan aktor non-negara, sehingga membutuhkan respons yang bersifat “hibrida” yang menggabungkan pendekatan militer, politik, dan keamanan.

Dalam kesempatan yang sama, Penasihat Utama Presiden Turkiye Cagri Erhan mengatakan tatanan internasional berbasis aturan yang dibangun di sekitar sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah Perang Dunia II kini menghadapi tekanan yang semakin besar.

Menurut Erhan, berbagai perkembangan global sejak pandemi COVID-19 telah mendorong dunia memasuki periode yang lebih tidak pasti, dengan meningkatnya risiko keamanan, kondisi ekonomi yang rapuh, serta menguatnya kebijakan proteksionisme.

Diskusi yang diselenggarakan Kedutaan Besar Turkiye di Paris tersebut dihadiri hampir 30 jurnalis dari Prancis dan Turkiye untuk membahas hubungan Turkiye dengan NATO serta perkembangan di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina.

“Tatanan internasional berbasis aturan saat ini berada di bawah tekanan dari berbagai arah,” kata Erhan.

“Sekarang hampir tidak ada yang berbicara tentang hukum internasional. Semua yang dibahas lebih didasarkan pada kepentingan nasional. Kita juga belum mengetahui seperti apa tatanan internasional baru yang akan muncul,” ujarnya.

Erhan juga memperingatkan bahwa perang Rusia-Ukraina masih menjadi perhatian besar, sementara konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi semakin meluas.

Ia menambahkan gangguan terhadap perdagangan global dan rantai pasok juga menjadi risiko yang semakin meningkat.

Erhan mengatakan Turkiye akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak NATO di Ankara yang akan mempertemukan para pemimpin negara anggota NATO serta sejumlah mitra internasional.

“Dalam pertemuan puncak tersebut, kami akan membahas penguatan pertahanan NATO dalam menghadapi risiko keamanan dan pertahanan yang baru muncul,” katanya.

Sementara itu, Direktur Riset SETA di Washington Kilic Bugra Kanat mengatakan Turkiye memiliki pengalaman menghadapi ketidakstabilan dan perang saudara di kawasan perbatasannya, namun serangan terbaru di Timur Tengah berpotensi memicu ketidakstabilan regional yang lebih luas.

Ia menilai belanja pertahanan negara-negara Timur Tengah kemungkinan akan meningkat bahkan jika serangan militer berhenti.

“Jika konflik berlanjut dan muncul perang saudara di Iran, dampaknya akan sangat besar,” kata Kanat.

Ia menekankan pentingnya mencegah eskalasi lebih lanjut karena masyarakat di kawasan tersebut sudah kelelahan akibat konflik yang berkepanjangan.

Kanat juga mengatakan serangan terbaru telah mulai memengaruhi harga energi global dan dampak sosial, politik, serta keamanan kemungkinan akan semakin terlihat dalam waktu dekat.

“Apa yang terjadi di Timur Tengah tidak akan berhenti di Timur Tengah. Kita sudah melihat hal itu dalam konflik di Suriah dan Irak,” ujarnya.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın