Maria Elisa Hospita
27 Agustus 2020•Update: 28 Agustus 2020
Michael Hernandez, Can Erozden
WASHINGTON
Induk organisasi basket di Amerika Serikat, NBA menunda tiga pertandingan playoff pada Rabu, setelah Milwaukee Bucks menolak masuk lapangan sebagai bentuk protes terhadap rasisme dan kebrutalan polisi di Wisconsin.
"Kami menangguhkan pertandingan Game 5 antara Bucks vs Orlando Magic, Los Angeles Lakers bs Portland Trailblazers, serta Houston Rockets vs Oklahoma City Thunder dengan mempertimbangkan keputusan Milwaukee Bucks," kata NBA.
Pertandingan akan dijadwalkan ulang, hingga jadwal baru ditentukan.
"Kami menuntut perubahan," tandas bintang Lakers, LeBron James, sesaat sebelum pengumuman resmi NBA.
Jelang pengumuman tersebut, beberapa tim berencana mengikuti Bucks untuk memboikot pertandingan playoff, termasuk Thunder dan Rockets.
Aksi protes itu adalah respons para atlet basket terhadap penembakan seorang pria kulit hitam, Jacob Blake, yang ditembak di punggung tujuh kali oleh polisi akhir pekan lalu, di Kenosha, Wisconsin.
Akibatnya, Blake kini mengalami lumpuh dari pinggang ke bawah.
Kebrutalan polisi juga telah memicu gelombang protes massal di Kenosha yang kemudian berujung ricuh dan menyebakan sejumlah properti rusak.
Pascainsiden tersebut, LeBron James menyuarakan kritiknya lewat Twitter.
"Ini semua terjadi dan kalian bertanya-tanya mengapa kami memprotes polisi? Lagi-lagi, seorang pria kulit hitam jadi sasaran. Ini sangat menyedihkan. Saya turut prihatin dengannya, keluarganya, dan kita semua! Kami menuntut keadllan!" tegas dia.