Maria Elisa Hospita
05 Maret 2021•Update: 05 Maret 2021
Rodrigue Forku
YAOUNDE
Perempuan telah meningkatkan upaya untuk memerangi pandemi virus korona dengan keberanian dan perhatian, kata direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Afrika.
"Sekitar 70 persen dari total tenaga kesehatan global adalah perempuan. Mereka berada di garis depan, terutama sebagai perawat dan tenaga kesehatan komunitas," kata Matshidiso Moeti, Kamis.
Tahun ini, Hari Perempuan Internasional bertemakan "Perempuan dalam Kepemimpinan: Mencapai Masa Depan yang Setara di Dunia Selama Pandemi Covid-19, merayakan upaya perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia dalam membentuk masa depan yang lebih setara selama pemulihan dari pandemi, sekaligus menyoroti kesenjangan yang ada.
"Analisis kami terhadap 28 negara menemukan rata-rata 41 persen kasus Covid-19 menyerang perempuan," kata Moeti.
Temuan lainnya adalah perempuan lebih cenderung mematuhi protokol kesehatan dan melakukan tindakan pencegahan ketimbang pria.
"Perempuan menunjukkan kepemimpinan yang mengesankan dalam politik dan sektor swasta. Mereka telah bergerak kuat melawan Covid-19 dan masalah kesehatan lainnya," papar pejabat kesehatan itu.
Dia mengatakan WHO bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan pelatihan dan pengetahuan kepada tenaga kesehatan perempuan demi mencegah kekerasan berbasis gender.