Nasional

TNI kerahkan pesawat Hercules dan helikopter angkut pengungsi kembali ke Wamena

Berdasarkan catatan Kodam XVII/Cendrawasih ada Rabu diberangkatkan 87 orang pengungsi, di antaranya 58 dewasa dan 29 anak dari Jayapura

Erric Permana   | 09.10.2019
TNI kerahkan pesawat Hercules dan helikopter angkut pengungsi kembali ke Wamena Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat berkunjung ke Kota Wamena, Provinsi Papua, Selasa, 8 Oktober 2019. (Foto TNI-Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

TNI mengerahkan sejumlah pesawat Hercules dan Helikopter untuk mendukung dan memfasilitasi seluruh pengungsi yang akan kembali ke Wamena. 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan saat ini kondisi keamanan di Wamena sudah mulai berangsur kondusif dan para pengungsi yang masih berada di Lanud Silas Papare, Jayapura bersiap kembali ke tempat tinggalnya di sana.

“Alutsista yang digunakan untuk mendukung pengungsi adalah Hercules C-130 dan Helikopter milik TNI,” kata Hadi di Jayapura, Papua pada Rabu.

Panglima TNI mengaku telah menyiapkan tiga Hercules yang digunakan untuk mengangkut pengungsi yang berada di Jayapura untuk kembali ke Wamena.

“Untuk pengungsi yang berada di Ilaga akan kita gunakan Helikopter, dimana nanti akan berangkat dari Timika. Sedangkan yang berada di Merauke akan kita dukung Hercules untuk kembali ke Wamena,” tambah dia.

TNI dan Polri akan tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Wamena termasuk juga yang berada di Oksibil serta Ilaga dengan melakukan penambahan pos pengamanan sesuai permintaan dari beberapa tokoh masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan catatan Kodam XVII/Cendrawasih ada Rabu diberangkatkan 87 orang pengungsi di antaranta 58 dewasa dan 29 anak yang merupakan korban kerusuhan Wamena pada 23 September.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letkol Cpl Eko Daryanto mengatakan para pengungsi tersebut akan diberangkatkan dari Baseops Lanud Silas Papare, Jayapura menggunakan Pesawat TNI AU C-130.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın