Nicky Aulia Widadio
21 September 2021•Update: 21 September 2021
JAKARTA
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merilis daftar empat orang anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang masih berstatus sebagai buronan pada Selasa.
Wakil Satuan Tugas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto mengatakan keempat orang tersebut merupakan anggota MIT yang tersisa usai tewasnya pimpinan MIT Ali Kalora serta anggotanya bernama Jaka Ramadhan dalam baku tembak pada Sabtu lalu di Pegunungan Desa Astina, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Empat orang tersebut yakni Askar alias Pak Guru, Mukhlas alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, serta Suhardin alias Hasan Pranata.
“Satgas Madago Raya akan terus mengintensifkan perburuan terhadap sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso,” kata Bronto melalui siaran pers, Selasa.
Satgas juga meminta agar keempat anggota MIT tersebut menyerah “secara baik-baik” dan menjanjikan akan menjamin keselamatan mereka.
Ali Kalora menjadi pemimpin MIT setelah sejumlah petinggi dari kelompok ini tewas dan tertangkap dalam operasi yang saat itu diberi nama Operasi Tinombala.
Kelompok yang didirikan pada 2010 ini berbasis di wilayah Poso dan bertanggung jawab atas sejumlah aksi teror di Sulawesi. Pendiri kelompok ini, Santoso, telah tewas dalam baku tembak pada Juli 2016.