Erric Permana
20 Mei 2020•Update: 20 Mei 2020
JAKARTA
Pemerintah menyatakan 81 persen masyarakat Indonesia ingin mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo mengatakan angka tersebut didapatkan dari hasil laporan kementerian/lembaga kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas pada Rabu.
Doni tidak menjelaskan secara rinci mengenai metode apa yang digunakan dalam hasil survei tersebut.
Meski mayoritas banyak menginginkan, kata Doni, pemerintah tidak akan mencabut PSBB yang dilakukan saat ini.
Apalagi dalam dua pekan ini merupakan waktu krusial bagi pemerintah untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19.
"Kalau kita ingin segera memutus mata rantai penularan, kalau kita ingin segera ke kehidupan new normal, maka dua minggu terakhir adalah waktu terbaik," jelas Doni pada Rabu.
Pencabutan PSBB tidak akan dilakukan jika masyarakat belum patuh pada protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.
"Saya juga minta pak Kapolri untuk ambil langkah tegas kepada semua pihak yang melakukan pelanggaran PSBB, langgar protokol kesehatan," pungkas Doni.
Hingga saat ini ada 4 provinsi dan 26 daerah di Indonesia yang melaksanakan PSBB.