Erric Permana
04 Juli 2019•Update: 05 Juli 2019
Erric Permana
JAKARTA
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla berharap Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Tim Pansel KPK) memilih tokoh yang bersih dan memiliki keberanian dan pengetahuan tentang hukum.
Namun, Jusuf Kalla juga berharap Tim Pansel KPK memilih orang yang tidak asal menangkap koruptor saat menjadi pimpinan ke depan.
" Jangan asal ambil dan tangkap, tentu juga harus dilihat efek-efeknya," ujar Jusuf Kalla, di kantornya, pada Kamis.
Sejak Juni lalu, tim Pansel KPK telah membuka pendaftaran bagi yang berminat untuk menjadi pimpinan lembaga anti korupsi itu.
Pada 4 Juli hari ini, Tim Pansel rencananya akan menutup pendaftaran.
Hingga saat ini ada lebih dari seratus orang yang berminat dan telah melakukan pendaftaran.
Di antaranya berasal dari kepolisian, kejaksaan, akademisi, bahkan dari internal KPK sendiri.