Rania Abushamala
01 September 2026•Update: 01 September 2026
Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk mengaktifkan berbagai mekanisme dalam Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah guna memperkuat integrasi serta mendorong keamanan dan stabilitas kawasan, kata Menteri Pertahanan Saudi Pangeran Khalid bin Salman pada Senin.
“Saya merasa senang dapat memimpin delegasi Kerajaan dalam Pertemuan Pertama Komite Politik dan Pertahanan Strategis,” kata Pangeran Khalid melalui platform media sosial AS, X.
“Kami menegaskan komitmen untuk mengaktifkan mekanisme Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah dengan cara yang memperkuat integrasi serta mendorong keamanan dan stabilitas,” tambahnya.
Turkiye menjadi tuan rumah pertemuan perdana Komite Politik dan Pertahanan Strategis yang dibentuk berdasarkan perjanjian tersebut untuk memberikan arahan strategis bagi pelaksanaannya.
Komite itu mempertemukan menteri luar negeri, menteri pertahanan, serta kepala staf umum Turkiye, Pakistan, dan Arab Saudi.
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah pada 7 Agustus.