Nicky Aulia Widadio
23 Agustus 2019•Update: 24 Agustus 2019
JAKARTA
Detasemen Khusus 88 menangkap dua orang terduga teroris dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Jawa Timur.
Kedua teroris berinisial HS dan BN ditangkap di Sampang dan Lamongan, Jawa Timur.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan kedua terduga teroris selain terlibat di JAD Jawa Timur, juga terlibat dengan bom Thamrin pada 2016 lalu.
“Bukan mereka yang melakukan secara langsung tapi mereka bagian dari jaringan itu,” kata Asep di Jakarta, Jumat.
Densus 88 menangkap BN di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Brondong, Lamongan pada Kamis malam. Selain BN, Densus juga mengamankan istri serta dua orang anaknya.
Sementara itu, polisi belum menjelaskan secara rinci terkait penangkapan HS di Sampang.