Rhany Chairunissa Rufinaldo
09 Agustus 2018•Update: 10 Agustus 2018
Dildar Baykan
NEW YORK
Sebuah sekolah yang terkait dengan Organisasi Teroris Fetullah (FETO) di negara bagian California sedang diselidiki, mantan kepala sekolahnya Hayri Hatipoglu dituduh telah menipu sekolah.
Menurut surat kabar setempat East Bay Express, Hatipoglu, kepala sekolah BayTech di daerah pantai Oakland tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya bersama dengan empat anggota staf senior dan dua dari lima anggota dewan sekolah.
Menghilang setelah pengunduran dirinya, Hatipoglu dilaporkan pergi ke Australia bersama keluarganya.
Distrik Sekolah Terpadu Oakland (OUSD) melancarkan penyelidikan, sementara tiga anggota dewan sekolah yang tersisa memulai penyelidikan mereka sendiri dengan menyewa pihak ketiga.
Anggota dewan menuduh Hatipoglu secara diam-diam mengubah kontraknya sehingga ia akan menerima pesangon sebesar USD450.000 selama tiga tahun.
‘Banyak bukti’
Dalam sebuah wawancara dengan East Bay Express, anggota dewan Fatih Dagdelen berkata, "Menurut kontraknya, dia akan mendapat enam bulan gaji jika dia mengundurkan diri, tetapi tiba-tiba kontraknya mengatakan dia akan dibayar dua setengah tahun lebih banyak."
Dagdelen menambahkan, "Kami memiliki banyak bukti dan yakin dengan adanya penipuan."
Dagdelen menolak untuk mengatakan mengapa Hatipoglu mengundurkan diri tetapi telah terjadi perselisihan antara Hatipoglu dan para direktur Turki di sekolah setelah dia mengundurkan diri.
OUSD dikatakan menerima banyak permintaan untuk menyelidiki hubungan sekolah tersebut dengan FETO, tetapi dihentikan oleh pengurus BayTech, "mereka menyebut setiap upaya untuk mempertanyakan hubungan sekolah dengan pengikut Fetullah Gulen adalah suatu bentuk diskriminasi."
'OUSD anggap serius tuduhan mismanajemen keuangan'
Joshua Hendrick, seorang profesor di Universita Loyola Maryland, mengatakan banyak pengikut FETO menolak hubungan dengan organisasi yang mengelola sekolah khusus di AS.
Juru bicara distrik John Sasaki menegaskan bahwa penyelidikan sudah dilakukan terhadap sekolah dan mengatakan bahwa tuduhan mismanajemen keuangan di sekolah mereka ditanggapi dengan serius.
"Sebagai pihak yang mengotorisasi sekolah khusus, kami telah diberitahu tentang dugaan manajemen keuangan yang tidak jujur di BayTech," kata Sasaki.
Sekolah khusus BayTech dibuka pada tahun 2003 dan dijalankan oleh yayasan nirlaba Willow Education, yang didirikan oleh Suleyman Bahceci, pendiri sekolah lain yang terkait dengan FETO di Texas, Utah dan California selatan.
East Bay Express mengatakan Bahceci, seorang staf lain dan anggota dewan BayTech "memiliki hubungan yang jelas" dengan FETO.
Anadolu Agency telah berusaha mendapatkan tanggapan dari pengurus sekolah tetapi sejauh ini gagal melakukan kontak.
Bertempat tinggal di Pennsylvania sejak 1999, pendiri FETO, Fetullah Gulen, dikenal sebagai orang yang mengendalikan sekitar 140 sekolah khusus dan menerima USD500 juta setiap tahun dari pemerintah AS, menurut beberapa laporan media AS.
Sementara para pengurus sekolah-sekolah FETO membantah hubungan mereka dengan Gulen, penyelidikan dalam hubungan keuangan antara sekolah dan institusi FETO lainnya membenarkan kaitan tersebut.
Sekolah-sekolah FETO secara nasional merupakan bagian dari jaringan sekolah khusus terbesar di AS. Beberapa sekolah saat ini sedang diselidiki oleh FBI karena ketidakberesan, keuntungan yang melanggar hukum, korupsi, penipuan, dan pemalsuan.
Turki menuduh FETO dan Gulen sebagai dalang dari kudeta yang dikalahkan pada 15 Juli 2016, yang menewaskan 251 orang dan menyebabkan 2.200 orang terluka.
Mereka juga dituduh menginfiltrasi lembaga pendidikan dan lembaga lainnya di Turki dan di seluruh dunia untuk tujuan buruk, termasuk menumbangkan negara.