Nasional

Pushidrosal kaji lokasi penempatan kapal tanker di perairan Natuna

Dari tiga lokasi yang telah dikaji, Pushidrosal merekomendasikan wilayah di sebelah selatan Pulau Laut

Hayati Nupus   | 12.02.2019
Pushidrosal kaji lokasi penempatan kapal tanker di perairan Natuna Kepala Pushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro (kedua dari kiri). (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Hayati Nupus

JAKARTA 

Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) telah memilih tiga lokasi penempatan kapal tanker di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Kepala Pushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro mengatakan lokasi pertama berada di sebelah selatan Pulau Laut dengan kedalaman 20-36 meter, dasar laut berlumpur dan berpasir.

Lokasi kedua, lanjut Harjo, berada di sebelah timur Pelabuhan Penagi dengan kedalaman 32-48 meter yang memiliki dasar pasir dan cangkang kerang.

“Sedang yang ketiga di sebelah utara Pelabuhan Tarempa yang memiliki kedalaman 32-48 meter dengan dasar laut lumpur,” ujar Harjo, Selasa, dalam keterangannya.

Dari ketiga pilihan tersebut, menurut Harjo, Pushodrosal lebih merekomendasikan lokasi pertama, yaitu di sebelah selatan Pulau Laut.

Pertimbangannya, lanjut Harjo, lokasi itu berada di pusat Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia dengan jarak relatif sama ke arah barat-utara dan timur.

“Sehingga memudahkan operasional kapal perikanan di perairan ZEEI Laut Natuna Utara,” tambah Harjo.

Area lego jangkar pada daerah tersebut, menurut Harjo, juga terlindung oleh Pulau Laut dan dasar lumpur berpasir.

Harjo menekankan pentingnya pengkajian penentuan lokasi mobil tanker minyak dari sisi hidrografi.

Ini merupakan tindakan preventif dalam hal keselamatan pelayaran, kata Harjo, serta menimbang aspek tata ruang wilayah perairan di Natuna.

Mobil tanker itu, ujar Harjo, akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan BBM nelayan setempat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat serta pengembangan ekonomi wilayah.

Pemilihan lokasi penempatan kapal tanker, lanjut Harjo, bertujuan untuk memetakan wilayah agar tidak mengganggu keselamatan pelayaran, tata ruang perairan, instalasi vital bawah laut dan faktor ekonomi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın