Nasional

Puluhan orang keracunan gas belerang Gunung Ijen

PVMBG mencatat adanya hembusan satu kali, tremor non harmonik, gempa vulkanik dangkal dan tektonik

Megiza Soeharto Asmail  | 22.03.2018 - Update : 23.03.2018
Puluhan orang keracunan gas belerang Gunung Ijen Seorang penambang lokal membawa keranjang belerang dari kawah gunung api Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia pada 11 Januari 2018. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Megiza Asmail

JAKARTA

Sebanyak 30 warga Dusun Margahayu Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso, mengalami keracunan gas belerang dari Gunung Ijen. Puluhan warga tersebut merasakan sesak napas dan muntah-muntah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, meski aktifitas vulkanik Gunung Ijen terbilang stabil dan tidak ada kenaikan aktivitas vulkanik, namun pada Rabu malam terjadi letusan freatik dan terdengar tiga kali letusan di Pondok Bunder yang berjarak 1,5 kilometer dari kawah.

Puluhan orang yang diserang sesak napas itu kini sedang dirawat di Puskesmas Sempol Puskesma Tlogosari dan Rumah Sakit Koesnadi Bondowoso.

“Sebanyak 178 jiwa warga sudah dievakuasi dari empat dusun yang terpapar yaitu Dusun Margahayu, Dusun Krepekan, Dusun Watucapil, dan Dusub Kebun Jeruk ke tempat aman di masjid Sempol, di rumah warga dan di puskesmas. Tidak semua warga dari dusun bersedia dievakuasi, tapi saat ini bau menyengat mulai berkurang,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Hingga saat ini status Gunung Ijen masih Normal (level I). “Tidak ada kenaikan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan,” imbuh Sutopo.

Adapun laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Ijen PVMBG mencatat terjadi gempa hembusan satu kali, tremor non harmonik satu kali, gempa vulkanik dangkal 19 kali, gempa vulkanik dalam dua kali dan gempa tektonik jauh tiga kali.

“Dengan adanya kejadian penyebaran gas beracun dari Gunung api Ijen, masyarakat dan pengunjung ataupun penambang tidak diperbolehkan mendekati bibir kawah maupun mendekati dasar kawah yang ada di puncak. Akses menuju puncak kawah Gunung Ijen ditutup,” kata Sutopo.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.