Shenny Fierdha
01 September 2017•Update: 03 September 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Polisi Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) memprediksi puncak arus balik kembali ke Jakarta akan terjadi pada Minggu, 3 September 2017, sementara puncak arus mudik libur Idul Adha jatuh pada Kamis malam lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan kondisi lalu lintas di masa liburan ini masih kondusif. “Tadi malam, kami memprediksi akan ada 93.000 kendaraan yang keluar [Jakarta untuk mudik] tapi nyatanya hanya 66.000 saja," kata Argo saat ditemui sebelum salat Ied di Masjid Al Kautsar di Polda Metro Jaya, Jumat pagi.
Di dalam kota, Korps Lalu Lintas Polri, Polda Metro Jaya, menerjunkan 3.777 personel untuk pengamanan liburan Idul Adha.
"Kita melaksanakan pengamanan di seluruh tempat, baik di musala, masjid, maupun lapangan yang berada di jajaran Polda Metro Jaya dan sekitarnya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis di kesempatan sama.
Pusat perbelanjaan dan tempat wisata seperti Ancol, Kebun Binatang Ragunan, Kota Tua, Taman Mini, dan lokasi wisata lain mendapat pengamanan lebih dari polisi.
Di luar Jakarta, terdapat sejumlah lokasi yang rawan kecelakaan lalu lintas sepanjang waktu liburan Idul Adha 1438 H yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Korps Lalu Lintas Polri, ada 3 tol yang rawan kecelakaan, yaitu Tol Cipali (KM 96-KM 105 arah Jakarta dan KM 166-KM 175 arah Palimanan), Tol Palikanci (KM 202-KM 203), dan Tol Purbaleunyi (KM 95-KM 100).
Sementara itu, Polda Jawa Tengah melaporkan ada 108 titik rawan kecelakaan di wilayahnya, Polda Jawa Barat melaporkan ada 34 titik rawan kecelakaan, dan Polda Banten melaporkan ada 5 titik rawan.
Daerah yang rawan mengalami kemacetan saat terjadi arus mudik maupun arus balik ialah Merak, ruas Cikunir-Cikarang Utama-Cikampek, exit Brebes Timur-Tegal, ruas Pejagan-Purwokerto, ruas Limbangan dan Gentong, serta tempat-tempat wisata pada umumnya.