Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Oktober 2018•Update: 03 Oktober 2018
Enes Kaplan dan Duygu Yener
ANKARA
Juru bicara partai berkuasa Turki pada Selasa menyamakan kelompok sayap kanan di Eropa dengan kelompok teroris Daesh.
"Kelompok sayap kanan adalah Daesh-nya Eropa," kata juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) Omer Celik pada konferensi pers setelah pertemuan komite pusat partai.
"Kegiatan para politisi dari kelompok sayap kanan di Eropa memberi ruang kepada Daesh untuk menyebar," katanya, seraya menambahkan bahwa pada saat yang sama kegiatan teroris Daesh adalah makanan bagi kelompok sayap kanan.
"Apa yang dilakukan Daesh di Timur Tengah sama dengan yang dilakukan kelompok-kelompok sayap kanan di Eropa," katanya.
Celik mengatakan "beberapa kalangan" di Jerman mencoba menyajikan gambaran negatif tentang kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke negara itu.
"Kelompok sayap kanan menggunakan sistem seperti boneka matryoshka," kata Celik. "Mereka menyembunyikan kebencian mereka terhadap Turki dengan membenci presiden kita. Jika Anda mengangkat boneka itu, Anda akan melihat kebencian terhadap Islam. Jika Anda mengangkat boneka itu, Anda akan melihat anti-semitisme."
Kunjungan tiga hari Erdogan yang sangat diantisipasi ke Jerman dimulai pada 27 September dengan agenda yang padat terutama pada masalah politik dan ekonomi bilateral yang bertujuan untuk normalisasi hubungan yang sempat rusak parah.
Celik juga menjelaskan bahwa keputusan Parlemen Eropa membatalkan pendanaan yang dimaksudkan untuk membantu Turki soal pengungsi sebagai "tidak demokratis, tetapi ideologis".
Selasa lalu, Komite Anggaran Parlemen Eropa mengatakan bahwa mereka membatalkan dana sebesar 70 juta euro (USD82.4 juta) ke Turki.