Erric Permana
07 Agustus 2018•Update: 08 Agustus 2018
Erric Permana
JAKARTA
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat sebanyak tujuh Warga Negara Asing (WNA) yang berwisata di Lombok mengalami luka akibat gempa yang terjadi Minggu malam lalu.
Kepala Bagian Humas dan Umum Dirjen Imigrasi Agung Sampurno mengatakan WNA korban gempa tersebut berada di rumah sakit provinsi.
Mereka tersebut berasal dari Denmark, Amerika Serikat, Belgia, Prancis, Korea Ceko dan Inggris.
Menurut Agung pasien masih dalam perawatan dan belum bisa dimintai keterangan.
Sementara itu proses evakuasi para WNA dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gilu Meno masih terus dilakukan.
Dia mengakui adanya hambatan gelombang laut yang cukup tinggi, sehingga upaya evakuasi pada Senin malam dihentikan sementara.
"Diperkirakan jumlah WNA yang berada di tiga pulau tersebut sekitar 2 ribu orang. Yang telah berhasil dievakuasi sampai dengan 6 Agustus 2018 pukul 19:30 adalah 1.870 orang," ujar Agung Sampurno melalui keterangan pers yang diterima Anadolu Agency pada Selasa.
Kantor Imigrasi Mataram telah melakukan koordinasi dengan Staf Kementerian Luar Negeri dan beberapa Perwakilan Asing yang telah menempatkan petugasnya di wilayah bencana sehingga diharapkan negara asal WNA para korban bencana dapat melakukan bantuan dan pertolongan terkait dengan proses pemulangannya.