İqbal Musyaffa
05 April 2019•Update: 06 April 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia saat ini sedang dalam uji coba tahap kedua untuk QR Code Indonesia Standard (QRIS) dengan Singapura dan Thailand sehingga nantinya pembayaran menggunakan QR Code Indonesia bisa dilakukan secara lintas batas di dua negara tersebut.
Asisten Gubernur BI Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS sebagai standar penggunaan Quick Response Code (QR Code) sebagai kanal pembayaran di Indonesia akan dapat diterapkan pada semester kedua tahun ini.
Filianingsih mengatakan alasan kerja sama dan uji coba QRIS dengan Singapura dan Thailand adalah karena banyak warga Indonesia yang berkunjung ke kedua negara tersebut untuk berwisata.
Selain itu, dia mengatakan banyak wisatawan asing yang juga berkunjung ke kedua negara tersebut.
BI bahkan berencana menjadikan Singapura sebagai hub agar para turis juga bisa berkunjung ke Indonesia dengan diakuinya standar sistem pembayaran menggunakan QR Code di masing-masing negara.
“Kerja sama kami lakukan melalui bank sentral kedua negara,” jelas Filianingsih dalam diskusi media di Jakarta, Kamis sore.
Menurut dia, kedua negara tersebut saat ini juga sudah memiliki standar dan menerapkan sistem pembayaran melalui kanal QR Code.
Selain itu, standar QR Code kedua negara tersebut mengacu pada principal global yang sama, yakni Europay Mastercard Visa (EMV). Dia menambahkan QRIS pun nantinya juga akan mengacu kepada principal yang sama.
“Tentu ada benefit kalau menggunakan principal yang sama berupa biaya sistem pembayaran yang lebih murah,” jelas dia.
Filianingsih menjelaskan uji coba tahap dua berupa transaksi cross border bersama kedua negara tersebut dilakukan dengan melibatkan 19 penyedia jasa sistem pembayaran (PJSP) yang sudah terlibat aktif sejak uji coba pertama QRIS.
Dia menambahkan saat ini sudah terdapat 26 PJSP di Indonesia yang menggunakan QR Code sebagai kanal sistem pembayaran.